Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketahui Fungsi EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA) di Kapal

Fungsi dan Perbedaan EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA) di Kapal

Fungsi EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA) di Kapal - Dalam dunia pelayaran, keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama, terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran atau paparan gas beracun. Salah satu perlengkapan penting yang wajib tersedia di kapal adalah EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA), yang berfungsi sebagai alat bantu pernapasan dalam situasi berbahaya.

Namun, masih banyak yang belum memahami secara jelas perbedaan EEBD dan SCBA, baik dari segi fungsi, durasi penggunaan, maupun penggunaannya di lapangan. Padahal, kesalahan dalam penggunaan alat ini dapat berisiko fatal. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap fungsi EEBD di kapal, pengertian SCBA, serta perbedaan keduanya berdasarkan standar keselamatan internasional seperti SOLAS dan FSS Code.

Apa itu Emergency Escape Breathing Device (EEBD) ???

Pengertian, Fungsi, dan Komponen EEBD

EEBD adalah perlengkapan keselamatan yang digunakan untuk membantu seseorang untuk bernafas ketika berada dalam situasi darurat. Kepanjangan EEBD adalah Emergency Escape Breathing Device. Alat ini diwajibkan untuk ditaruh diatas kapal sebagai media yang membantu keselamatan seseorang untuk escape atau melarikan diri dari asap dan gas beracun. EEBD kapal menjadi persyaratan yang diatur dalam SOLAS dan FSSC Code.

EEBD ini hanya berdurasi 15 menit dan hanya untuk pelarian darurat (emergency escape). Alat ini tidak dirancang untuk menyediakan supply udara bernapas yang memadai bagi orang untuk memasuki ruang tertutup (enclosed space) atau ruang lain mana pun untuk tujuan apa pun termasuk untuk rescue.

Peraturan Pembawaan EEBD diatas Kapal

Peraturan pembawaan EEBD telah diatur dalam FSSC Code, diantaranya adalah EEBD harus tersertifikasi oleh lembaga otoritas, dan comply dengan FSSC Code. Selain itu, EEBD untuk area akomodasi kapal diamanatkan untuk membawa minimal 2 EEBD, sedangkan untuk kamar mesin tergantung pada layout dan jumlah personel di ruang tersebut. Pada kapal penumpang, EEBD ini harus tersedia lebih banyak yaitu 2 EEBD di setiap main vertical zones. 

Penempatan lokasi EEBD harus terletak pada daerah yang mudah dilihat dan dijangkau orang, utamanya di dekat escape route, engine control room, dan workshop. Selain itu tata cara penggunaan juga harus dipasang di tempat peletakan alat ini. Untuk lebih jelasnya, anda dapat melihat di peraturan kode keselamatan sistem kebakaran (FSSC).

Komponen EEBD

EEBD terdiri dari oksigen compressed air bottle, pressure reducer, pressure indicator, rubber hose, hood/ head cover, bag case dan komponen lainnya. Peralatan keselamatan ini dapat memberikan perlindungan > 10 s.d. 15 menit dengan oksigen gas konstan, ketika berada di lingkungan beracun, berbahaya, dan berasap.

  1. EEBD harus memiliki persetujuan SOLAS/MED Approval
  2. Compressed air cylinder dengan Air Deposite 600 L (Perlindungan pernapasan minimal 15 menit)
  3. Saat udara di dalam silinder hampir habis, sistem alarm akan menyala dan mengingatkan pengguna untuk segera melarikan diri dari area berbahaya.

Seperti kebanyakan alat bantu pernapasan lainnya, EEBD memiliki alarm yang dapat didengar yang menunjukkan menipisnya udara sekitar 10 menit dari waktu penggunaan. Hal ini memberikan waktu bagi pemakainya untuk mengevakuasi dari lingkungan berbahaya. 

Masa berlaku EEBD

Masa berlaku EEBD (expired) biasanya sekitar 10 - 15 tahun. Penting untuk memeriksa dan mencatat tanggal kedaluwarsa, serta menjaga alat ini tetap bersih.

Apa itu Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) ???

Pengertian, Fungsi, dan Komponen SCBA Breathing Apparatus

SCBA adalah alat pelindung yang diperlukan oleh petugas pemadam kebakaran, rescuer dan orang yang bekerja di kapal dan rig minyak ketika terjadi kondisi darurat seperti kebakaran dan sebagainya. Kepanjangan dari SCBA adalah Self Contained Breathing Apparatus.

Alat bantu pernapasan ini memiliki semua peralatan yang diperlukan yang memungkinkan para rescuer untuk melakukan pekerjaan mereka tanpa gangguan dan dengan keamanan maksimal. Secara umum ada 2 jenis SCBA yang biasa digunakan yaitu SCBA dengan Sirkuit Terbuka dan SCBA dengan Sirkuit Tertutup, dimana perbedaan utamanya adalah SCBA dengan Sirkuit Terbuka digunakan untuk operasi penyelamatan yang cenderung sangat lama (dengan sistem Re-Processed / Recycled).

Peraturan Pembawaan SCBA diatas Kapal

Sama halnya dengan EEBD, SCBA juga diatur dalam SOLAS terkait dengan pembawaannya diatas kapal. SOLAS mensyaratkan bahwa SCBA harus memenuhi approval dari otoritas terkait, dapat berfungsi selama paling sedikit 30 menit, kapasitas minimum air cylinder sebesar 1200 liter, tidak lebih dari 16 kg, mempunyai sistem warning ketika penggunaan telah mencapai 80%, dan dilengkapi dengan silinder cadangan terisi penuh yang memiliki kapasitas penyimpanan cadangan sekurang-kurangnya 2.400 liter udara bebas.

Komponen SCBA

SCBA atau Breahting Apparatus ini memiliki beberapa bagian seperti Air Cylinder, Protective Hood (dengan Face Mask), High Pressure Gauge, demand dan exhalation Valve, Portable Transporting Bag atau Portable Hauling Bag dan komponen lainnya.

  1. Air Cylinder: diisi dengan compressed oxygen yang memungkinkan Rescuer untuk masuk ke area yang dipenuhi asap dan api untuk menyelamatkan orang yang terperangkap. Air Cylinder pada SCBA ini memiliki air deposit sebesar 1200 - 2400 L dengan durasi penggunaan hingga 1 jam.
  2. Protective Hood (face mask): dirancang untuk menutupi semua bagian wajah, namun memiliki face mask yang memungkinkan seseorang untuk melihat dan juga memungkinkan oksigen yang dibutuhkan mengalir terus menerus. 
  3. Valve: demand valve adalah katup yang memasok udara ke pemakainya saat bernafas; reduction valve digunakan untuk mengurangi tekanan sekitar 4 bar yang selanjutnya dikurangi dengan demand valve yang dipasang ke masker; Exhalation valve melepaskan udara dari face mask.

Masa berlaku SCBA

Masa berlaku SCBA (expired) biasanya sekitar 15 - 20 tahun asalkan diservis secara memadai dan profesional selama masa pakainya.

Perbedaan EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA)

Perbedaan EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA)

Perbedaan antara EEBD dan Breathing Apparatus pada dasarnya tidak terlalu jauh berbeda. Kedua alat ini merupakan alat bantu keselamatan untuk membantu pernapasan seseorang ketika berada dalam kondisi berbahaya. Namun perbedaan utamanya adalah terkait dengan fungsi utama dari peralatan ini dan juga durasi penggunaannya. Berikut ini adalah perbedaan antara SCBA (Breathing Apparatus) dan EEBD.

EEBD

EEBD bukan merupakan peralatan yang digunakan dalam pemadam kebakaran, namun hanya digunakan untuk membantu seseorang untuk melarikan diri dari lingkungan terdekatnya. Sehingga dalam keadaan apa pun, alat ini tidak boleh digunakan untuk memadamkan api atau mengevakuasi korban. Selain itu EEBD ini memiliki durasi penggunaan yang lebih singkat dibandingkan dengan SCBA yaitu sekitar 10 menit dengan set perlengkapan yang lebih sederhana.

SCBA

SCBA dirancang hanya untuk operasi pemadam kebakaran (Fire Fighting), darurat, dan penyelamatan (rescue). Alat ini tidak dirancang untuk memberikan supply udara bernapas bagi orang yang bekerja di ruang tertutup atau ruang lainnya. SCBA dirancangan dengan durasi penggunaan selama minimal 30 menit, bahkan dapat digunakan lebih dari itu. Selain itu set perlengkapan dari alat breathing apparatus ini memiliki pendukung yang lebih baik.


EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA) merupakan dua peralatan keselamatan yang sangat penting di atas kapal, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran atau paparan gas beracun. Meskipun keduanya berfungsi membantu pernapasan, perbedaan utama terletak pada tujuan penggunaan, durasi, serta kapasitas perlindungan yang diberikan. EEBD digunakan untuk evakuasi darurat dalam waktu singkat, sedangkan SCBA dirancang untuk operasi penyelamatan dan pemadaman yang membutuhkan waktu lebih lama.

Dalam praktiknya, penggunaan kedua alat ini harus mengacu pada standar internasional seperti International Maritime Organization (IMO), SOLAS Convention, dan FSS Code untuk memastikan keselamatan awak kapal. Dengan memahami fungsi, perbedaan, serta cara penggunaan yang tepat, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keselamatan kerja di kapal dapat lebih terjamin. Oleh karena itu, pelatihan dan familiarisasi penggunaan EEBD dan SCBA menjadi hal yang wajib bagi seluruh awak kapal sebelum berlayar.

Post a Comment for "Ketahui Fungsi EEBD dan Breathing Apparatus (SCBA) di Kapal"

Random Posts